Tampilkan postingan dengan label Lingkungan dan Potensi. Tampilkan semua postingan
Hutan Terluas Di Dunia
Pada zaman yang semakin modern ini, pembangunan sudah semakin baik dan meluas ke banyak daerah. Perindustrian, perumahan, pertanian, dan masih banyak lagi terus dibangun untuk kemajuan negara.
Sayang, kini hutan sudah semakin menyempit karena proyek - proyek tersebut. Dilihat dari sebutannya saja, yakni "paru - paru dunia", kita sudah mengetahui bahwa hutan merupakan penghasil oksigen terbesar di dunia. Entah sampai berapa lama lagi hutan akan bertahan.
Namun, terdapat banyak orang yang juga sudah sadar akan pentingnya menjaga kelestarian hutan. Memang, sudah banyak lahan yang terlanjur digunakan, namun kita masih bisa mengupayakan hal tersebut.
Kali ini, admin akan membahas beberapa negara yang memilikki hutan terluas di dunia.
1. Rusia
Rusia memilikki hutan seluas 809 juta hektar.Hutan ini memilikki beberapa jenis kayu, salah satunya kayu konifera dan pinus. Hutan ini menjadi "rumah" bagi begitu banyak hewan, seperti rusa, harimau Siberia, dan Kanada lynx. Pemerintah Rusia dan Forest Stewardship Council terus berusaha agar penebangan hutan berjalan dengan baik dan teratur. Namun, penebangan hutan liar masih bisa ditemukan, sekitar 20% - 30%. Hutan Rusia termasuk dalam hutan taiga atau boreal, yaitu hutan yang didominasi oleh satu species jenis pohon.
2. Brazil
Brazil memilikki hutan hujan tropis terbesar di dunia. Biasanya, banyak orang terbayang tentang Hutan Amazon ketika melihat atau mendengar "Brazil". Luasnya mencapai 5,5 milyar km2. Besarnya sampai meliputi 9 negara selain Brazil, diantaranya Suriname, Peru, dan Venezuela. Hutan Amazon merupakan salah satu penyumbang oksigen sebanyak 20% di dunia, sekaligus menjadi drainase yang ampuh terhadap hujan besar. Hutan ini memilikki beragam macam hewan, diantaranya tapir, jaguar, dan monyet Howler. Selain Hutan Aamazon, masih ada beberapa hutan lagi yang luasnya lebih kecil.
3. Kanada
Selain karena faktor iklim, Kanada termasuk negara yang masih cukup baik, karena masih terdapat hutan yang menjaga suhu tetap stabil. Kanada sendiri sekitar 31,,06% tertutupi oleh hutan, tepatnya seluas 3.101.340 kilometer persegi. Sekitar 180 jenis pohon yang berbeda hidup disini, serta berbagai jenis fauna. 20% dari air tawar seluruh dunia berasal dari hutan yang satu ini. 94% dari Hutan Kanada milik publik, dan sisanya milik swasta. Tentu hutan ini sangat penting bagi Kanada, misalnya dalam aspek sejarah, seni, dan perekonomian negara.
4. Amerika Serikat
Amerika Serikat, negara yang terkenal akan kemajuannya dalam berbagai teknologi kehidupan, memilikki hutan ke-4 terluas didunia. Hutan ini seluas 155.399.000 kilometer persegi, dan menutupi wilayah Amerika Serikat dengan presentase 31,51%. Pohon yang ada di hutan tersebut sebagian besar adalah jenis kolonifer. Hutan ini terjaga baik, pihak swasta maupun publik benar - benar peduli akan kelestarian hutan mereka. Publik melestarikannya dengan membuatnya sebagai taman nasional dan rekreasi, serta zona perlindungan hewan liar.
5. Cina
Terbayang Panda ketika membahas hutan Cina? Cina memilikki hutan seluas 197.000.000 hektar, dengan presentase 21,40%. Hutan di Cina menunjukkan peningkatan sebesar 1,6%. Namun, setengah dari kayu Cina berasal dari impor Hutan Amazon. Hutan ini sempat mengalami penurunan sebesar 67% dalam 30 tahun terakhir, terutama di selatan Yunan. Hutan ini merupakan habitat yang penting bagi fauna disana, terutama panda. 70% wilayah hutan ini dikendalikan oleh negara.
6. Australia
Benua terkecil didunia ini memlikki hutan ke-6 terbesar didunia. Hutan Australia memilikki luas 1.632.912 kilometer persegi, dengan presentase 21.23%. Hutan di Australia ada bermacam - macam, contohnya yaitu hutan hujan tropis dan hutan mangrove. Pohon yang ada terdiri dari berbagai jenis, contohnya pohon kayu putih dan akasia. Hutan di Australia mudah terjadi kebakaran, namun pemerintah kini berusaha untuk mengantisipasi agar kebakaran tak terjadi berlarut - larut.
7. Kongo
Hutan Kongo menutupi sebagian besar wilayah Afrika, sekitar 70%, yang meliputi negara - negara seperti Republik Kongo, Republik Afrika Selatan, dan Kamerun. Di hutan ini mengalir Sungai Kongo, salah satu sungai terpanjang di dunia. Sayangnya, hutan ini semakin lama semakin sempit, karena penebangan, kebutuhan agrikultur, dan perburuan. Hutan ini merupakan satu - satunya habitat yang diketahui untuk kelangsungan hidup Simpanse Pygmi. Selain itu, masih ada beberapa hewan lain, seperti Okapi, Gajah Afrika, dan gorila. Hutan ini merupakan hutan hujan tropis.
8. Indonesia
Indonesia, negara agraris yang kaya akan hutan hijau dan disebut - sebut sebagai paru - paru dunia terbesar setelah Brasil, kini mulai pudar dan jika tidak ditanggulangi dengan baik, maka akan menjadi masalah besar bagi Indonesia sendiri. Hutan ini memilikki luas 88.000.000 hektar. Hutan Indonesia paling banyak berasal dari pulau Kalimantan, serta menjadi habitat bagi banyak tumbuhan dan fauna (termasuk orang utan). Banyak sekali penebangan yang dilakukan di Indonesia untuk pembangunan pertanian, perkebunan, serta industri. Sayang sekali, padahal bila hutan terus terkuras, otomatis oksigen di dunia pun juga ikut terpengaruh. Lantas, jika oksigen telah habis, kemungkinan terkena penyakit akan menjadi lebih besar. Jika hutan dilestarikan, pastilah hal itu takkan terjadi.
Meskipun sudah banyak orang yang TAHU akan dampak negatif dari penebangan hutan secara liar dan tak terkontrol, masih saja melakukannya untuk kepentingan pribadi saja. Sepertinya, hal ini belum MEMBUDAYA dalam setiap pribadi.
Kini, di beberapa negara, dilakukan aksi yang nyata untuk melestarikan hutan - hutan mereka. Namun, bukan berarti kita boleh santai - santai saja. Masih ada banyak hutan yang perlu "pertolongan" dari kita. Mari, kita lestarikan hutan kita, untuk kehidupan masa depan yang lebih baik!
Dari berbagai sumber
Sayang, kini hutan sudah semakin menyempit karena proyek - proyek tersebut. Dilihat dari sebutannya saja, yakni "paru - paru dunia", kita sudah mengetahui bahwa hutan merupakan penghasil oksigen terbesar di dunia. Entah sampai berapa lama lagi hutan akan bertahan.
Namun, terdapat banyak orang yang juga sudah sadar akan pentingnya menjaga kelestarian hutan. Memang, sudah banyak lahan yang terlanjur digunakan, namun kita masih bisa mengupayakan hal tersebut.
Kali ini, admin akan membahas beberapa negara yang memilikki hutan terluas di dunia.
1. Rusia
Rusia memilikki hutan seluas 809 juta hektar.Hutan ini memilikki beberapa jenis kayu, salah satunya kayu konifera dan pinus. Hutan ini menjadi "rumah" bagi begitu banyak hewan, seperti rusa, harimau Siberia, dan Kanada lynx. Pemerintah Rusia dan Forest Stewardship Council terus berusaha agar penebangan hutan berjalan dengan baik dan teratur. Namun, penebangan hutan liar masih bisa ditemukan, sekitar 20% - 30%. Hutan Rusia termasuk dalam hutan taiga atau boreal, yaitu hutan yang didominasi oleh satu species jenis pohon.
2. Brazil
Brazil memilikki hutan hujan tropis terbesar di dunia. Biasanya, banyak orang terbayang tentang Hutan Amazon ketika melihat atau mendengar "Brazil". Luasnya mencapai 5,5 milyar km2. Besarnya sampai meliputi 9 negara selain Brazil, diantaranya Suriname, Peru, dan Venezuela. Hutan Amazon merupakan salah satu penyumbang oksigen sebanyak 20% di dunia, sekaligus menjadi drainase yang ampuh terhadap hujan besar. Hutan ini memilikki beragam macam hewan, diantaranya tapir, jaguar, dan monyet Howler. Selain Hutan Aamazon, masih ada beberapa hutan lagi yang luasnya lebih kecil.
3. Kanada
Selain karena faktor iklim, Kanada termasuk negara yang masih cukup baik, karena masih terdapat hutan yang menjaga suhu tetap stabil. Kanada sendiri sekitar 31,,06% tertutupi oleh hutan, tepatnya seluas 3.101.340 kilometer persegi. Sekitar 180 jenis pohon yang berbeda hidup disini, serta berbagai jenis fauna. 20% dari air tawar seluruh dunia berasal dari hutan yang satu ini. 94% dari Hutan Kanada milik publik, dan sisanya milik swasta. Tentu hutan ini sangat penting bagi Kanada, misalnya dalam aspek sejarah, seni, dan perekonomian negara.
4. Amerika Serikat
Amerika Serikat, negara yang terkenal akan kemajuannya dalam berbagai teknologi kehidupan, memilikki hutan ke-4 terluas didunia. Hutan ini seluas 155.399.000 kilometer persegi, dan menutupi wilayah Amerika Serikat dengan presentase 31,51%. Pohon yang ada di hutan tersebut sebagian besar adalah jenis kolonifer. Hutan ini terjaga baik, pihak swasta maupun publik benar - benar peduli akan kelestarian hutan mereka. Publik melestarikannya dengan membuatnya sebagai taman nasional dan rekreasi, serta zona perlindungan hewan liar.
5. Cina
Terbayang Panda ketika membahas hutan Cina? Cina memilikki hutan seluas 197.000.000 hektar, dengan presentase 21,40%. Hutan di Cina menunjukkan peningkatan sebesar 1,6%. Namun, setengah dari kayu Cina berasal dari impor Hutan Amazon. Hutan ini sempat mengalami penurunan sebesar 67% dalam 30 tahun terakhir, terutama di selatan Yunan. Hutan ini merupakan habitat yang penting bagi fauna disana, terutama panda. 70% wilayah hutan ini dikendalikan oleh negara.
6. Australia
Benua terkecil didunia ini memlikki hutan ke-6 terbesar didunia. Hutan Australia memilikki luas 1.632.912 kilometer persegi, dengan presentase 21.23%. Hutan di Australia ada bermacam - macam, contohnya yaitu hutan hujan tropis dan hutan mangrove. Pohon yang ada terdiri dari berbagai jenis, contohnya pohon kayu putih dan akasia. Hutan di Australia mudah terjadi kebakaran, namun pemerintah kini berusaha untuk mengantisipasi agar kebakaran tak terjadi berlarut - larut.
7. Kongo
Hutan Kongo menutupi sebagian besar wilayah Afrika, sekitar 70%, yang meliputi negara - negara seperti Republik Kongo, Republik Afrika Selatan, dan Kamerun. Di hutan ini mengalir Sungai Kongo, salah satu sungai terpanjang di dunia. Sayangnya, hutan ini semakin lama semakin sempit, karena penebangan, kebutuhan agrikultur, dan perburuan. Hutan ini merupakan satu - satunya habitat yang diketahui untuk kelangsungan hidup Simpanse Pygmi. Selain itu, masih ada beberapa hewan lain, seperti Okapi, Gajah Afrika, dan gorila. Hutan ini merupakan hutan hujan tropis.
8. Indonesia
Indonesia, negara agraris yang kaya akan hutan hijau dan disebut - sebut sebagai paru - paru dunia terbesar setelah Brasil, kini mulai pudar dan jika tidak ditanggulangi dengan baik, maka akan menjadi masalah besar bagi Indonesia sendiri. Hutan ini memilikki luas 88.000.000 hektar. Hutan Indonesia paling banyak berasal dari pulau Kalimantan, serta menjadi habitat bagi banyak tumbuhan dan fauna (termasuk orang utan). Banyak sekali penebangan yang dilakukan di Indonesia untuk pembangunan pertanian, perkebunan, serta industri. Sayang sekali, padahal bila hutan terus terkuras, otomatis oksigen di dunia pun juga ikut terpengaruh. Lantas, jika oksigen telah habis, kemungkinan terkena penyakit akan menjadi lebih besar. Jika hutan dilestarikan, pastilah hal itu takkan terjadi.
Meskipun sudah banyak orang yang TAHU akan dampak negatif dari penebangan hutan secara liar dan tak terkontrol, masih saja melakukannya untuk kepentingan pribadi saja. Sepertinya, hal ini belum MEMBUDAYA dalam setiap pribadi.
Kini, di beberapa negara, dilakukan aksi yang nyata untuk melestarikan hutan - hutan mereka. Namun, bukan berarti kita boleh santai - santai saja. Masih ada banyak hutan yang perlu "pertolongan" dari kita. Mari, kita lestarikan hutan kita, untuk kehidupan masa depan yang lebih baik!
Dari berbagai sumber
Tag :
Lingkungan dan Potensi,
Potensi Indonesia
Kita tentu sudah tahu, bahwa Indonesia kaya akan SDA. Secara langsung ataupun tak langsung, SDA Indonesia ini merupakan potensi yang harus dijaga, dikembangkan, dan diolah dengan cara yang baik dan benar.Jangan sampai peristiwa Freeport di Papua terjadi lagi. Apakah kalian tahu, begitu banyak sekali potensi yang dimiliki oleh Indonesia, dimana negara lain mungkin tak memilikinya.
Ayo, mari kita telusuri, apa saja potensi yang dimiliki oleh Indonesia ini :D
1. Perikanan dan Kelautan
Wilayah Indonesia lebih banyak lautnya dibanding daratannya, dan hal ini tentu saja membuat Indonesia kaya akan hasil laut. Perikanan di Indonesia pun tergolong baik. Indonesia juga memiliki ikan aslinya sendiri, seperti ikan arwana, gabus, bungu, sogili, bada, dan masih banyak lagi. Tak jarang, ikan - ikan tersebut mempunyai manfaat yang baik bagi ekonomi dan kesehatan. Hasil laut yang lain, seperti mutiara, terumbu karang, rumput laut juga memiliki andil yang besar di dalam kelautan Indonesia, terutama mutiara Indonesia yang terkenal memiliki kualitas yang tinggi dan dikagumi oleh negara lain, sehingga mampu meraih keuntungan yang besar.
2. Kehutanan
Pertanian dan perkebunan merupakan salah satu potensi Indonesia yang perlu diatata dan diolah dengan baik. Dari sektor itulah, bahan pangan yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari - hari dihasilkan. Tak lupa, bahan pangan pokok seperti padi, kentang, jagung, dan sagu pun berasal dari sini. Hasil pertanian dan perkebunan lainnya, digunakan sebagai pewarna dan penyedap makanan, bahan untuk bumbu, serta beragam kebutuhan lainnya.
4. Pariwisata
Ayo, mari kita telusuri, apa saja potensi yang dimiliki oleh Indonesia ini :D
1. Perikanan dan Kelautan
Wilayah Indonesia lebih banyak lautnya dibanding daratannya, dan hal ini tentu saja membuat Indonesia kaya akan hasil laut. Perikanan di Indonesia pun tergolong baik. Indonesia juga memiliki ikan aslinya sendiri, seperti ikan arwana, gabus, bungu, sogili, bada, dan masih banyak lagi. Tak jarang, ikan - ikan tersebut mempunyai manfaat yang baik bagi ekonomi dan kesehatan. Hasil laut yang lain, seperti mutiara, terumbu karang, rumput laut juga memiliki andil yang besar di dalam kelautan Indonesia, terutama mutiara Indonesia yang terkenal memiliki kualitas yang tinggi dan dikagumi oleh negara lain, sehingga mampu meraih keuntungan yang besar.
2. Kehutanan
Kehutanan Indonesia memiliki kualitas yang tinggi, terutama pada beberapa pohon, diantaranya jati dan mahoni. Kayu yang dihasilkan memiliki ketahanan yang kuat sehingga menjadi pilihan utama dalam pembuatan mebel dan perabotan kayu lainnya, seperti meja, kursi, dan sebagainya. Kayu pada pohon juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan kertas dan tisu, yang kita pakai dalam kehidupan sehari - hari. Namun, sekarang hutan di Indonesia berkurang sangat drastis karena digantikan dengan perumahan dan industri. Hal ini juga berimbas pada jumlah oksigen di dunia. Maka mulai sekarang, kita harus tetap menjaga kekayaan alam yang satu ini dengan baik.
3. Pertanian dan Perkebunan
4. Pariwisata
Pariwisata Indonesia mempunyai keindahan yang mempesona dunia. Pariwisata Indonesia ada berbagai macam, diantaranya taman, pemandian air panas, museum, danau, pulau, hingga pantai. Tiap tempat wisata mempunyai hal - hal menarik yang dapat ditemui secara langsung. Biasanya, di sana pun terdapat makanan khas, pertunjukan, souvenir, dan masih banyak lagi. Tiap daerah mempunyai keunikannya masing - masing, yang membuat sektor yang satu ini selalu menarik dan membuat penasaran. Untuk mengetahui lebih lanjut, klik disini
5. Industri
Pada zaman yang mulai modern ini, pasti semua tahu tentang hal ini. Industri bisa bermacam - macam. Ada industri gula, tekstil, tas dan lainnya. Industri bisa jadi merupakan sektor yang penting dalam perekonomian di Indonesia. Hasil penjualan yang didapat dari sektor industri tidak bisa dianggap enteng, sehingga banyak orang yang beralih ke sektor yang satu ini. Apalagi, zaman semakin maju, perindustrian pun perlahan akan menjadi sektor paling penting di dunia. Tapi perlu diingat juga, bahwa sektor kehutanan akan berkurang jika jumlahnya tidak dapat diseimbangkan dengan jumlah industri.
6. Pertambangan
Dan, inilah sektor pertambangan, sektor yang juga mempunyai pengaruh yang besar bagi Indonesia. Pertambangan diantaranya meliputi emas, tembaga, perak, minyak bumi, gas, batu bara, intan, berlian, dan masih banyak lagi. Emas dan perak digunakan untuk perhiasan dan beberapa alat. Tembaga digunakan untuk alat - alat tertentu. Minyak bumi digunakan untuk pengisian bahan bakar kendaraan bermotor. Gas digunakan untuk PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas). Batu bara digunakan untuk mengisi bahan bakar mesin. Dan intan dan berlian digunakan untuk perhiasan. Potensi ini harus kita jaga keseimbangannya, jangan sampai terjadi eksploitasi hasil tambang, sehingga menimbulkan kerugian, mengingat sebagian hasil pertambangan merupakan SDA yang tidak dapat diperbaharui.
Oke, inilah potensi yang dimiliki oleh Indonesia. Namun, Bangsa Indonesia harus pandai - pandai mengatur potensi ini, agar suatu saat tidak terjadi permasalahan yang tak diinginkan. Sekian :D
Dari berbagai sumber
Tag :
Lingkungan dan Potensi,
Hewan Asli Indonesia
Beberapa dari kita pasti sudah pernah nonton tayangan TV tentang hewan tertentu dan kehidupannya. Pasti tahu yang namanya zebra, koala, jaguar, dll. Tapi, kita bener - bener tahu nggak, hewan asli dari Indonesia sendiri itu apa saja? Kali ini admin akan membahas beberapa hewan asli Indonesia. Yuk lanngsung saja...
1. Ajag
Mungkin yang satu ini agak asing di telinga kita. Namun, apa kalian tahu, sebenarnya anjing - anjing kampung yang ada di Indonesia dikirim dari luar negeri. Ajag inilah salah satu dari beberapa anjing Indonesia asli. Ajag biasanya berkelompok, bisa dalam jumlah sedikit maupun banyak Jika melihat manusia, mereka cenderung menghindar daripada menyerang. Ajag merupakan hewan yang terancam punah. Mereka bekerja sama dalam memburu mangsa, seperti rusa dan banteng.
2. Maleo
Burung kurus yang satu ini tinggal di beberapa hutan tropis di Sulawesi. Uniknya, saat anak - anak burung Maleo ini menetas, mereka sudah langsung bisa terbang. Wah, hebat ya, nggak diajari langsung terbang... hehehe. Sayangnya, burung maleo ini terancam punah, karena hutan semakin berkurang dan telur burung Maleo yang terus diburu oleh manusia. Maleo mempunyai warna gelap, bagian perutnya berwarna putih, dan bagian dada yang berwarna merah muda.
3. Anoa
Anoa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu anoa dataran rendah dan anoa pegunungan. Anoa adalah binatang asli Sulawesi, dan mirip kerbau. Anoa banyak dijumpai di hutan dan sabana. Sebagai hewan herbivora, anoa makan tumbuhan. Harus hati - hati nih... karena binatang ini agresif. Seperti gajah, mereka suka membasahi tubuh dengan lumpur. Dalam satu tahun, biasanya induk hanya melahirkan satu anak anoa saja. Dan bisa membayangkan, bahwa mereka dalam kondisi terancam punah.
4 Badak Jawa
Badak bercula satu ini dapat kita jumpai di Pulau Jawa. Walaupun disebut badak jawa, badak jenis ini sebenarnya dapat kita temui di luar Indonesia juga. Badak ini perlu kita perhatikan keberadaannya, karena badak jawa ini terancam punah, dan bisa dibilang jumlahnya sangat sedikit di dunia, apalagi yang masih hidup di alam bebas. Kalau ingin melihat secara langsung, badak yang satu ini dapat dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia.
5.Mentilin (Tarsius Bangka)
Hewan kecil yang satu ini biasa disebut mentilin, dan merupakan hewan kebanggaan provinsi Bangka Belitung (identitas). Hewan ini memlikki mata kuning kecoklatan yang besar dan bulat, dan pupil hitam di tengahnya. Selain itu, Tarsius Bangka memilikki bulu yang merah kecoklatan sampai abu - abu kecoklatan, dan telinga yang kecil. Hewan ini juga dapat memanjat pohon. Jumlah hewan kecil ini mungkin jauh lebih banyak dibanding hewan - hewan yang disebutkan di atas, namun jangan salah, hewan ini juga perlu diperhatikan, karena saat ini termasuk dalam status rentan.
6. Elang Jawa
Mungkin binatang yang satu ini mirip dengan Garuda, simbol dari Pancasila. Ya, ternyata Elang Jawa merupakan hewan nasional Indonesia. Hewan ini membutuhkan perhatian yang lebih juga, karena sudah termasuk dalam status genting. Elang Jawa juga berperan penting dalam ekosistem. Perburuan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab merupakan salah satu penyebab utama burung ini menjadi langka.
7. Jalak Bali
Burung putih nan cantik ini sudah termasuk hewan yang langka, kritis pula. Bagaimana tidak, burung ini memlikki bulu yang berkualitas dan cocok dijadikan sebagai hiasan. Tak sedikit orang yang sangat menyukai hiasan dari bulu burung Bali tersebut. Tak jarang, mereka menjadikan jalak bali sebagai burung peliharaan. Jika kita tidak pedulu dengan keberadaannya, jalak bali bisa punah.
Nah... ini deh, ulasan tentang Hewan Asli Indonesia. Admin rasa agak janggal, ya... Karena kalau diperhatikan, hewan - hewan endemik Indonesia yang menakjubkan ini hampir semuanya dalam status yang perlu diperhatikan, dan masih banyak hewan lainnya juga lho. Wah... kalau perburuan dan pemusnahan hutan terus dilakukan, apa jadinya hidup hewan - hewan ini?
Beberapa dari kita juga sudah melakukan berbagai upaya, bahkan mengabdikan hidupnya demi kelangsungan hidup hewan - hewan yang unik ini. Harapannya, semoga seluruh hewan, khususnya yang sudah langka, terus bertahan hidup. Karena hewan pun juga berhak mendapat kehidupan.
Dari berbagai sumber
1. Ajag
Mungkin yang satu ini agak asing di telinga kita. Namun, apa kalian tahu, sebenarnya anjing - anjing kampung yang ada di Indonesia dikirim dari luar negeri. Ajag inilah salah satu dari beberapa anjing Indonesia asli. Ajag biasanya berkelompok, bisa dalam jumlah sedikit maupun banyak Jika melihat manusia, mereka cenderung menghindar daripada menyerang. Ajag merupakan hewan yang terancam punah. Mereka bekerja sama dalam memburu mangsa, seperti rusa dan banteng.
2. Maleo
Burung kurus yang satu ini tinggal di beberapa hutan tropis di Sulawesi. Uniknya, saat anak - anak burung Maleo ini menetas, mereka sudah langsung bisa terbang. Wah, hebat ya, nggak diajari langsung terbang... hehehe. Sayangnya, burung maleo ini terancam punah, karena hutan semakin berkurang dan telur burung Maleo yang terus diburu oleh manusia. Maleo mempunyai warna gelap, bagian perutnya berwarna putih, dan bagian dada yang berwarna merah muda.
3. Anoa
Anoa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu anoa dataran rendah dan anoa pegunungan. Anoa adalah binatang asli Sulawesi, dan mirip kerbau. Anoa banyak dijumpai di hutan dan sabana. Sebagai hewan herbivora, anoa makan tumbuhan. Harus hati - hati nih... karena binatang ini agresif. Seperti gajah, mereka suka membasahi tubuh dengan lumpur. Dalam satu tahun, biasanya induk hanya melahirkan satu anak anoa saja. Dan bisa membayangkan, bahwa mereka dalam kondisi terancam punah.
4 Badak Jawa
Badak bercula satu ini dapat kita jumpai di Pulau Jawa. Walaupun disebut badak jawa, badak jenis ini sebenarnya dapat kita temui di luar Indonesia juga. Badak ini perlu kita perhatikan keberadaannya, karena badak jawa ini terancam punah, dan bisa dibilang jumlahnya sangat sedikit di dunia, apalagi yang masih hidup di alam bebas. Kalau ingin melihat secara langsung, badak yang satu ini dapat dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia.
5.Mentilin (Tarsius Bangka)
Hewan kecil yang satu ini biasa disebut mentilin, dan merupakan hewan kebanggaan provinsi Bangka Belitung (identitas). Hewan ini memlikki mata kuning kecoklatan yang besar dan bulat, dan pupil hitam di tengahnya. Selain itu, Tarsius Bangka memilikki bulu yang merah kecoklatan sampai abu - abu kecoklatan, dan telinga yang kecil. Hewan ini juga dapat memanjat pohon. Jumlah hewan kecil ini mungkin jauh lebih banyak dibanding hewan - hewan yang disebutkan di atas, namun jangan salah, hewan ini juga perlu diperhatikan, karena saat ini termasuk dalam status rentan.
6. Elang Jawa
Mungkin binatang yang satu ini mirip dengan Garuda, simbol dari Pancasila. Ya, ternyata Elang Jawa merupakan hewan nasional Indonesia. Hewan ini membutuhkan perhatian yang lebih juga, karena sudah termasuk dalam status genting. Elang Jawa juga berperan penting dalam ekosistem. Perburuan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab merupakan salah satu penyebab utama burung ini menjadi langka.
7. Jalak Bali
Burung putih nan cantik ini sudah termasuk hewan yang langka, kritis pula. Bagaimana tidak, burung ini memlikki bulu yang berkualitas dan cocok dijadikan sebagai hiasan. Tak sedikit orang yang sangat menyukai hiasan dari bulu burung Bali tersebut. Tak jarang, mereka menjadikan jalak bali sebagai burung peliharaan. Jika kita tidak pedulu dengan keberadaannya, jalak bali bisa punah.
Nah... ini deh, ulasan tentang Hewan Asli Indonesia. Admin rasa agak janggal, ya... Karena kalau diperhatikan, hewan - hewan endemik Indonesia yang menakjubkan ini hampir semuanya dalam status yang perlu diperhatikan, dan masih banyak hewan lainnya juga lho. Wah... kalau perburuan dan pemusnahan hutan terus dilakukan, apa jadinya hidup hewan - hewan ini?
Beberapa dari kita juga sudah melakukan berbagai upaya, bahkan mengabdikan hidupnya demi kelangsungan hidup hewan - hewan yang unik ini. Harapannya, semoga seluruh hewan, khususnya yang sudah langka, terus bertahan hidup. Karena hewan pun juga berhak mendapat kehidupan.
Dari berbagai sumber
Tag :
Lingkungan dan Potensi,

















